Skip to main content

special for DONI PUTRA PRADANA

Happi b'day to you, happy b'day to you, happy b'day happy b'day, happy birth day to Mas Doni...

panjang umurnya, panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia, serta mulia, serta mulia...

horreeee... ustadz doni ulang tahun, semoga semua cita-citanya tercapai dan panjang umur.. aminnn....


hari ini tepat tanggal 20 juli 2011. 22 tahun yang lalu hari kelahiran salah satu sahabat saya yang bernama Doni Putra Pradana. berarti hari ini ulang tahunnya yang ke 22.
sebelum saya menulis sesuatu untuk sahabat saya ini saya ingin menyampaikan harapan saya untuk mas Doni yang saat ini genap berusia 22 tahun.


"semoga Mas Doni dengan bertambahnya usia, bertambah pula kualitas kehidupannya sebagai seorang muslim. makin ta'at beribadah, berbakti kepada ke dua orang tua, mampu menjadi contoh yang baik  bagi feri dan hanif serta semua anak didiknya, bertambah dewasa dalam segala aspek, dan mampu menjadi pendidik yang berwibawa, mampu memberi contoh yang baik bagi semua anggota FORSMA. dan terakhir semoga mendapat jodoh yang sholehah.. amin"

tulisan ini saya persembahkan bagi Mas Doni dan semua orang yang mengenal sahabat saya tersebut.
saya ingin mengabadikan pengalaman saya bersama sahabat saya tersebut melalui tulisan ini, sehingga melalui kaca mata persepsi saya, kita bisa melihat sisi lain Mas Doni sekaligus mengambil pelajaran dari persahabatan kami.

Selama sahabat saya ini menjalani 22 tahun di dunia yang bisa saya ceritakan mungkin hanya kurang lebih 7 tahun terakhir. karena memang selama itu pula saya mengenal Mas Doni.

Kami bertemu pertama dan saling mengenal mulai kelas 1 saat sama-sama sekolah di MA AL-ISLAM Surakarta. saat kelas 1 kami memang belum terlalu akrab mungkin hanya sebatas kenal sebagai teman sekelas, dan hari berlalu terus berganti hari saya pun mulai akrab dengan mas Doni tepatnya ketika kami naik kelas 2 justru saat kami beda kelas. saat itu saya masuk jurusan IPA, mas Doni ke jurusan IPS.
karena pada saat itu sekolah kami ada sistem merger untuk pelajaran tertentu maka bermula dari situlah kami akrab. setiap pelajaran kami lalui dengan humor dan canda tawa yang terkadang berlebihan sehingga kami harus ditegur guru pada jam pelajaran tertentu. mungkin karena seleksi alam atau apa kami pun makin akrab hingga naik kelas 3. selama itu berbagai pengalaman saya alami dengan mas Doni. selain itu kami juga punya sahabat Mas Bani dan Mas Imron yang menambah seru persahabatan kami. hari berlalu saya lewati dengan penuh keceriaan dan terkadang masalah juga menjadi bumbu persahabatan kami sampai sekarang.

itu merupakan awal singkat persahabtan saya dengan mas Doni. sekian lama saya mengenal ada beberapa hal yang ingin saya kenang dari sosok mas Doni, yang menjadi sejarah kehidupan saya sendiri.
awal saya melihat mas Doni sangat berbeda dengan yang sekarang, layaknya seekor kupu-kupu mas Doni juga pernah mengalami masa suram, mungkin setelah lulus SMP mas Doni bisa dikategorikan nakal untuk anak seusia tersebut, tapi proses membuatnya matang. berawal dari seorang wanita yang dia kagumi akhirnya mas Doni mempelajari dunia baru, yang ternyata juga pilihan tepat untuk memperdalam pengetahuan agama. pada saat itu kelas 2 yang saya ingat mas Doni sangat rajin membawa Al-Qur'an kemana-mana bahkan juga ke kantin, selain itu setiap jam istirahat pertama selalu menyempatkan sholat dhuha. Mas Doni ditemani mas Hari juga aktif di FAROIS, bahkan saya anggap Mas Doni sangat berpengaruh di dalamnya. hari semakin berlalu dan mas Doni makin dewasa serta makin baik dari segala sisi kehidupannya, termasuk dalam hal asmara, mas Doni beberapa kali terlibat Cinta dengan beberapa wanita.
hari makin berlalu seiring makin kuatnya persahabatan kami, berama mas bani dan juga mas imron kami makin akrab hingga keluar kehidupan sekolah. di dalam persahabatan kami ada istilah "TURLING" singkatan dari turu keliling, kadang di rumah saya, mas doni, mas bani, ataupun mas imron. kamipun menyebut persahabatn kami dengan istilah EMPAT SEKAWAN.
di dalam EMPAT SEKAWAN banyak peristiwa yang saya alami dengan mas doni, beberapa peristiwa tersebut yang mungkin menjadi sejarah & hal unik kami berdua adalah:

- Mas Doni orang pertama yang menemani saya kerumah mantan pertama saya. dan itu sekaligus kunjungan pertama saya kerumah mantan saya tersebut.
- Saya pernah memperkenalkan Mas Doni seorang wanita yang kemudian jadi kekasihnya. dan yang paling unik kami putus dengan kekasih kami pada saat itu hampir bersamaan dan dalam kasus yang hampir sama yaitu ditinggal pergi orang tersayang. hehe... apes-apes.. :-)
- Kami juga menempati posisi penting di FORSMA. saya menjadi dirut dan Mas Doni sebagai Dewan Penasehat. dan ditangan kamilah beserta pengurus masa depan FORSMA berada.
- Saya dengan Mas Doni lelaki pertama yang main ke rumah Mbak Defi yang kemudian hubungan kami berlanjut layaknya keluarga. dan sekarang mbak defi bersanding dengan mas Imron.
- Mas Doni juga menjadi "tukang ojek" ketika saya pulang ke Solo. jam berapapun saya pulang selalu bersedia menjemput di terminal atau di manapun saya turun.
- Mas Doni dan saya selalu menjadi tempat membuang masalah yang ampuh untuk berbagi.


selain itu saat mas Doni kecelakaan beberapa bulan yang lalu, saat saya mendengar berita tersebut kebetulan pas paginya saya harus ada wawancara pekerjaan. karena hati tidak tenang pada saat itu juga pukul 22.00 WIB saya langsung menuju Solo ke Rumah sakit untuk menemani mas Doni menjalani Operasi dan ikut menginap di Rumah sakit. beberapa hari saya bersama mas imron dan mas bani juga menemani hari-hari mas Doni di Rumah sakit hingga sembuh...

masih banyak lagi kenangan bersejarah kami sebagai sahabat, dilengkapi juga berbagai masalah yang pernah kami hadapi di EMPAT SEKAWAN.

sedikit tulisan ini semoga menjadi motivasi bagi kami untuk memupuk persahabatan ini sampai kapanpun. bersama persahabatan ini saya mendapat banyak pembelajaran, sebenarnya apapun itu dan seberapapun hubungan antar manusia akan di temui berbagai interaksi sosial yang dampaknya akan kita rasakan bersama. saya dengan mas Doni hanya salah satu contoh hubungan antar individu yang dijalin dengan penuh kesetiakawanan diatas segalanya. hal yang sangat langka ditengah-tengah masyarakat kita sekarang.

pelajaran yang saya dapatkan dari Mas Doni, sebenarnya dengan siapapun kita bisa bersahabat dan saling tolong menolong.

canda tawa, keceriaan, kekecewaan, permasalahan semuanya telah kami temui dan kami mampu menjawabnya dengan persahabatan ini.

melalui tulisan ini saya ingin berterima kasih dengan mas Doni yang telah setia menemani saya dalam segala kondisi, mengkritik saya serta mendukung saya..
di sisa usia kami semoga hubungan kami makin berkualitas dab bermanfaat untuk semua orang serta mampu "menulari" hal positif bagi orang-orang di sekitar kami.

MASIH BANYAK HAL YANG AKAN KITA TEMUI DARI SOSOK MAS DONI SEBAGAI SAHABAT SEKALIGUS TEMAN, YANG AKAN MEMBAWA KITA DALAM SATU WADAH, YAITU UKHUWAH ISLAMIYAH.

Kita nantikan dedikasi Mas Doni berikutnya bagi persahabatan kita semua....

bersama tulisan ini saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk mas Doni atas semua yang telah diberikan untuk persahabatan kita ini...

HAPPI BIRTH DAY DON...

Comments

Popular posts from this blog

Hidup Tenang atau Senang?

Ditengah hiruk pikuk kehidupan modern ini, saya mengajak kita berhenti sejenak dan menjawab pertanyaan sederhana tapi mendalam: Apakah kita ingin hidup tenang atau hidup senang? Sekilas keduanya terdengar serupa. Namun, sejatinya keduanya bisa berjalan ke arah yang sangat berbeda. Kesenangan seringkali bersumber dari hal-hal yang bersifat sementara. Ia datang dari pencapaian, kekayaan, pujian, atau validasi dari orang lain. Saat semua itu hadir, hati terasa melambung. Tapi begitu hilang, kegelisahan pun datang. Hidup senang bisa terasa seperti mengejar bayangan selalu tampak dekat, namun tak pernah benar-benar bisa digenggam. Sementara itu, ketenangan lahir dari keseimbangan antara pikiran, hati, dan perbuatan. Ia tidak bergantung pada pujian orang lain atau banyaknya materi yang dimiliki. Hidup tenang adalah ketika seseorang mampu berdamai dengan dirinya sendiri menyadari batas, mensyukuri nikmat, dan tidak iri pada apa yang ada di tangan orang lain. Sayangnya, kehidupan modern dengan...

"molimo"

Ada sebuah ungkapan unik yang menggambarkan problematika mertua dengan menantu. Ungkapan atau istilah tersebut saya dengar pertama kali disingkat dengan kata “molimo”. Pada awalnya saya mengenal istilah tersebut adalah   singkatan dari beberapa kata perbuatan tercela dalam masyarakat seperti maling, madat, madon, main dan minum. Tetapi ternyata ada singkatan lain dari ungkapan “molimo” tersebut, yakni madep mantep mangan melu moro tuo, moro tuo muni-muni mantu minggat, moro tuo mati mantu marisi . Dalam bahasa Indonesia ungkapan tersebut kurang lebih berarti keyakinan ikut makan dan tinggal dengan mertua, mertua marah-marah menantu pergi dari rumah, mertua meninggal kemudian menantu mendapatkan warisan” . Dalam menyingkat istilah tersebut ada beberapa perbedaan, selain “molimo” ada yang menyebut dengan istilah “mosongo” atau “molimolas” dan lain sebagainya. Istilah ini familiar di telinga saya sendiri, saya pun terkadang juga memakai istilah ini sekedar untuk guyonan say...

Impian Tampil di Piala Dunia digagalkan Ego PSSI

Berbagai cerita manis telah ditorehkan Sepakbola Nasional. Asa untuk menorehkan sejarah baru, untuk menatap panggung yang selama ini hanya jadi mimpi, Piala Dunia. Tapi di tengah perjalanan itu, terasa badai datang bukan dari lawan di lapangan, melainkan dari keputusan di meja federasi. PSSI memilih berpisah dengan coach Shin Tae-yong sosok yang selama hampir lima tahun terakhir menjadi arsitek perubahan terbesar dalam sepakbola nasional. Bukan soal yang sederhana. Sebab STY bukan hanya pelatih, tapi juga pembentuk budaya baru di tubuh timnas. Dari pola makan, disiplin waktu, hingga mental bertanding, semuanya ia ubah pelan-pelan. Kita masih ingat bagaimana awalnya banyak pemain yang “kaget” dengan standar latihan ala Korea Selatan itu. Tapi dari situlah perubahan dimulai dan proses itu nyata. Jejak yang Tak Bisa Dihapus: Di bawah asuhan STY, timnas Indonesia menapaki fase yang mungkin tak pernah dibayangkan sebelumnya. Diantaranya: Finalis Piala AFF 2020, dengan skuad muda penuh seman...